Asimtomatik Carrier: Penular Virus Corona yang Harus Diwaspadai

Asimtomatik Carrier

Asimtomatik Carrier: Penular Virus Corona yang Harus Diwaspadai

Asimtomatik Carrier atau pembawa virus yang memiliki tubuh sangat sehat,
sehingga virus belum bisa berkembang ditubuhnya tapi bisa menjadi penular ke orang lain.

Sampai saat ini, sepertinya belum ada cara yang paling efektif
untuk menghentikan penyebaran virus Corona.

Apalagi ada kabar mengenai Asimtomatik Carrier.
Ini membuat virus corona tidak boleh dianggap enteng.

Banyak yang sudah tahu bahwa virus ini menular begitu cepat.
Melakukan kontak badan atau bahkan
hanya duduk di dekat orang yang positif Covid-19 bisa tertular virus.

Namun, satu hal yang menjadi masalah.
Siapakah yang terinfeksi virus?

Apa yang Dimaksud dengan Asimtomatik Carrier?

Mungkin Anda masih ingat ada beberapa hal yang dilakukan untuk mengetahui
apakah seseorang disinyalir terkena virus corona atau tidak.

Lihat saja di tempat-tempat publik,
seperti di bandara, termina, stasiun, dan lain sebagainya.

Semua orang akan dites suhu tubuh dulu
sebelum masuk atau keluar area publik.

Tujuannya untuk mengetahui suhu tubuh seseorang.
Karena disinyalir orang yang terkena Covid-19 memiliki gejala berupa demam.

Selain itu, biasanya juga mereka batuk atau flu.
Sayangnya, itu tidak terjadi di semua orang yang positif Covid-19.

Ada beberapa orang yang sama sekali tidak menunjukkan gejala Covid-19.
Hanya saja, mereka positif dan membuat orang lain tertular.

Inilah yang disebut dengan Asimtomatik Carrier.
Jadi, orang yang tanpa gejala tapi sebenarnya terkena Covid-19
itu disebut dengan  Asimtomatik Carrier atau pembawa virus.

Siapa saja itu?
Belum ada jawaban yang pasti mengenai pertanyaan ini.

Namun, para ahli medis menjelaskan kemungkinan besar
ada dua orang yang menjadi pembawa virus tanpa adanya gejala.

Yang pertama adalah anak-anak.
Anak kecil berpotensi sekali menjadi Asimtomatik Carrier.

Yang kedua adalah orang dewasa yang sangat sehat.
Mereka bisa menjadi pembawa virus tanpa menunjukkan gejala
lantaran virus di dalam tubuh tidak bisa berbuat apa-apa.

Ada kemungkinan juga pembawa virus ini
sebenarnya menunjukkan gejala hanya saja sangat ringan.

Misalnya saja batuk biasa. Ini termasuk gejala ringan.
Di sisi lain, Asimtomatik Carrier adalah orang yang belum muncul gejala Covid-19.

Secara umum, gejala terkena Covid-19 itu muncul setelah 7 hari.
Sebelum 7 hari, sistem kekebalan tubuh belum keluar
karena virus yang masuk ke dalam tubuh tidak dianggap ancaman.

Baru kemudian ketika sudah mencapai 7 hari,
sistem kekebalan tubuh akan melawan dan gejala seperti panas dan flu pun muncul.

Karena fenomena inilah yang membuat pemerintah mengajak masyarakat melakukan
social distancing.

Karena belum tentu juga orang yang terlihat sehat itu negatif virus corona.
Bisa saja orang tersebut Asimtomatik Carrier.

 

Apa yang Sebaiknya Masyarakat Lakukan?

Tidak ada yang bisa dilakukan oleh masyarakat selain melakukan jaga jarak.
Ini penting karena tidak ada yang tahu siapa yang positif dan siapa yang negatif.

Kalaupun dilakukan pengetesan secara menyeluruh, tes tersebut tidak akan efektif.
Selain membutuhkan waktu, tes juga hanya akan menunjukkan hasil
ketika sudah ada virus di dalam tubuh dan sistem kekebalan tubuh sudah merespon.

Jika sistem kekebalan tubuh belum merespon padahal ada virus,
maka pengetesan akan menunjukkan negatif.

 

Baca juga : Alasan yang Membuat Banyak Orang Ragu Terhadap Rapid Test

 

Selain jaga jarak, masyarakat harus berusaha melakukan pola hidup bersih.
Karena dengan cara inilah jika virus menempel pada tubuh maka virus akan langsung mati.

Lakukan kegiatan yang baik seperti selalu mandi setelah berkegiatan di luar.
Jangan berinteraksi dengan anggota keluarga terlebih dahulu.

Cuci tangan lebih sering, terutama sebelum makan dan minum.
Ini akan sangat membantu untuk memberantas virus Covid-19.

Itulah penjelasan mengenai Asimtomatik Carrier.
Dari keterangan tersebut, wajar jika pemerintah hingga saat ini
sangat mengajurkan masyarakat untuk menerapkan physical distancing secara ketat.

One Reply to “Asimtomatik Carrier: Penular Virus Corona yang Harus Diwaspadai”

  1. Unquestionably believe that wһich you stated.
    Your faѵorite reason appeared tto be on the inteгnet thee easіest thing to be aware of.
    I say to you, I definitely get annoyeed wһule people
    cоnsider worries that they plainly do not know about.
    You managеd to hit the nail upon the top as well aѕ defined out tһhe whole thing wiithout һaving side effect , people can take a sіgnal.

    Wiill probably be basck tto get more.Thanks

Leave a Reply