Terkena PHK? Ambil Peluang Bisnis Di Saat Pandemi Virus Corona

bisnis di saat pandemi

Dampak yang terjadi selama Covid-19 menyerang Indonesia sudah terasa. Tercatat sudah ratusan orang menjadi korban PHK. Namun, mereka yang terkena PHK seharusnya tidak larut dalam kesedihan melainkan langsung buka mata dan ambil peluang bisnis di saat pandemi.

Tentu itu pilihan. Anda yang mungkin menjadi korban PHK bisa memilih antara berdiam diri dan tidak melakukan apa-apa atau bergerak dan mencari tahu apa yang bisa dilakukan. Tidak ada yang tahu kapan pandemi ini berakhir. Makanya, lebih banyak orang yang tidak mengandalkan peluang kerja lagi melainkan mencoba keberuntungan baru, yaitu menjalankan bisnis di saat pandemi.

Peluang Usaha Di Tengah Pandemi Virus Corona

Banyak orang yang bisnisnya tidak jalan selama pandemi. Namun, tidak semua bisnis berhenti. Ada juga bisnis yang masih berjalan. Bahkan, peluangnya semakin menjanjikan. Apa saja itu?

1. Bisnis Sembako

Anda bisa lihat behavior masyarakat di tengah pandemi virus Covid-19. Mereka jarang ke luar rumah. Bahkan, hanya untuk sekeder berbelanja, mereka ogah. Mereka lebih memilih membeli apa saja secara online.

Bukan tidak mungkin nanti akan ada jasa penjualan sembako secara online. Ini sifatnya lokal. Anda bisa menangkap peluang bisnis di saat pandemi yang satu ini. Apalagi jika Anda cukup jago di bidang marketing online. Gunakan media sosial. Pelajari tentang bagaimana menggunakan Fb Ads atau Google My Business untuk memasarkan sembako secara online. Demand-nya sangat tinggi dan sepertinya belum banyak yang bermain jika Anda berada di kota kecil.

2. Bisnis Sayuran

Selain sembako, yang diperlukan sekarang adalah sayur-sayuran. Anda pasti tahu restoran adalah salah satu bisnis di tengah pandemi yang paling terdampak. Orang dilarang makan di restoran. Mau tidak mau, restoran hanya melayani delivery service saja.

Di sisi lain, banyak orang yang ingin lebih berhemat dengan cara memasak sendiri di rumah. Sementara mereka khawatir jika harus keluar rumah, mereka akan lebih senang memesan sayuran secara online.

Anda bisa bekerjasama dengan pedagang sayuran di pasar yang mungkin penjualannya turun di saat pandemi. Tawarkan kerjasama. Anda sebagai marketing online-nya. Menarik, bukan?

3. Katering

Tidak semua orang bisa masak. Dan tidak semua orang juga punya waktu untuk masak sendiri di rumah. Apalagi jika mereka harus mengurus anak yang sekarang harus belajar di rumah. Pasti banyak tugas sekolah yang harus dikerjakan. Sebagai orang tua, mereka pasti harus ikut membantu mengerjakan tugas.

Maka di sinilah peluang muncul, yaitu membuka bisnis katering harian. Banyak orang yang memilih katering daripada membeli makanan di restoran. Alasannya tentu saja harga yang lebih murah. Apalagi di bulan Ramadhan seperti ini. Peluang bisnis di bulan Ramadhan ini harus Anda manfaatkan.

4. Jamu

Di tengah pandemi seperti saat ini, orang mulai sadar pentingnya menjaga kesehatan. Masih ingat di awal masa corona di mana harga empon-empon meningkat tajam? Hal tersebut dikarenakan orang berburu empon-empon untuk dijadikan jamu.

Anda bisa tawarkan jamu yang sudah jadi. Berbisnis ready-to-drink jamu, istilahnya. Anda bisa tawarkan kepada orang-orang yang ada di sekitar dengan sistem delivery.

5. Kursus Online

Apa yang menjadi keluhan orang tua saat pandemi? Salah satunya adalah belajar anak. Tidak semua orang tua memiliki waktu untuk mengajar anak di rumah. Sementara itu, kebanyakan sekolah hanya memberikan tugas.

Anda bisa tawarkan kursus online. Gunakan platform gratisan seperti Google Meetup untuk mengajarkan secara online kepada anak-anak yang membutuhkan bimbingan belajar.

Itulah beberapa peluang bisnis di saat pandemi yang bisa Anda jalankan. Tentu saja di dalam memulai bisnis, semuanya tidak akan berjalan mulus begitu saja. Yang pasti, peluang itu ada. Tinggal Anda jawab satu pertanyaan. Apakah Anda mau mengambil peluang tersebut?

One Reply to “Terkena PHK? Ambil Peluang Bisnis Di Saat Pandemi Virus Corona”

  1. Pingback: Hoax Soal Virus Corona Harus Pandai Dan Bijak Membedakannya

Leave a Reply