Cara Bijak Menyikapi Orang ODP

menyikapi orang ODP

Cara Bijak Menyikapi Orang ODP

Menyikapi orang ODP haruslah dengan bijaksana
dan kita harus bahu membahu menghadapi pandemi covid-19 ini.

Sangat disayangkan ketika banyak masyarakat
yang mengucilkan orang yang diduga terkena virus.

Harus ada edukasi tentang bagaimana cara menyikapi orang ODP
(Orang Dalam Pengawasan).

Memang benar pemerintah menginginkan agar setiap orang berhati-hati.
Setiap orang bisa berpotensi terkena infeksi virus corona atau Covid-19.

Virus sangat mudah menular.
Ini yang menjadi ciri khas dari Covid-19.

Sayangnya, imbauan tersebut berujung pada kekisruhan.
Mereka yang datang dari daerah pendemi
atau pernah berkontak dengan pasien positif dikucilkan.

Mereka yang berstatus ODP tidak seharusnya dikucilkan di masyarakat.

Jangan Mengucilkan Orang ODP

Apa yang harus dilakukan sekarang adalah mengedukasi masyarakat.
Bahwasannya orang dengan status ODP itu belum tentu membawa virus.

Oleh sebab itu, masyarakat harus tahu
bagaimana cara menyikapi orang ODP.

1. Tetap Jaga Silaturahmi

Hal pertama dan yang paling utama adalah tetap menjaga silaturahmi.
Bukan justru menjauh dari orang yang berstatus ODP.

Hanya saja, cara bersilaturahmi-nya berbeda.
Karena seseorang berstatus ODP, maka harus ada jarak.

Silaturahmi tetap dijaga
dengan cara menyapa orang tersebut dari luar rumah.

Itu yang harus dilakukan.

2. Berikan Semangat

Menyandang sebagai ODP itu berat untuk sebagian orang.
Apalagi mereka tidak tahu menahu mengenai virus Covid-19.

Bisa saja status ODP membuat mereka stress.
Akan lebih parah lagi jika justru dikucilkan oleh masyarakat.

Seharusnya masyarakat harus menyikapi orang ODP
dengan cara memberikan semangat.

Buat orang yang berstatus ODP tidak stress dan tidak terlalu khawatir.
Karena dengan cara itulah sistem imun tubuh meningkat.

Dan kalaupun ada virus di dalam tubuhnya,
maka virus tersebut akan mati karena diserang oleh imun.

3. Berikan Bantuan

Ada beberapa daerah yang memiliki ikatan persaudaraan yang sangat kuat.
Mereka membantu keluarga yang ada orang ODP.

Mereka memberikan bantuan seperti sembako
dan bahkan makanan yang sudah matang.

Selain wujud kekeluargaan, ini juga bisa menjadi semangat.
Sementara itu, keluarga yang ada anggota ODP nya
bisa lebih fokus berada di dalam rumah untuk membantu proses isolasi diri.

Makanan sudah diberikan oleh tetangga s
ehingga orang yang ODP benar-benar bisa fokus melakukan isolasi diri.

Itulah cara menyikapi orang ODP yang seharusnya dilakukan oleh seluruh masyarakat.
Saat ini, banyak orang dari Jakarta yang pulang kampung.

Secara otomatis, mereka berstatus ODP.
Di satu sisi, masyarakat tidak boleh mengucilkan mereka.

Di sisi yang lain, orang yang berstatus ODP harus mawas diri
apa yang harus mereka lakukan.

Orang ODP Harus Memiliki Kesadaran Sendiri

Yang cukup disayangkan adalah orang yang ODP
tidak mau menjalankan karantina atau isolasi diri.

Padahal, sudah jelas instruksi dari pemerintah dan juga tenaga medis.
Barang siapa yang datang dari daerah zona merah seperti Jakarta,
maka ia berstatus ODP.

Itu artinya ia harus mau melakukan isolasi diri selama 14 hari.
Banyak ODP yang tidak menyadari hal tersebut.
Bahkan, ada yang tidak terima jika diminta untuk melakukan isolasi diri.

Peran pemuka desa sangat penting. Mereka harus bisa
membujuk agar ODP bisa melakukan isolasi diri selama 14 hari
untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

Memang benar mereka yang ODP belum tentu positif corona.
Namun, bisa juga ada virus di dalam dirinya.

Untuk langkah antisipasi, ODP diminta untuk isolasi diri.
Dan masyarakat harus menyikapi orang ODP dengan bijak,
bukan mengucilkan apalagi menganggap sumber masalah di kampung.

Leave a Reply