Mengatasi Kecanduan Game Online Pada Anak

Mengatasi Kecanduan Game Online Pada Anak

Kecanduan Game Online di era modern ini membuat sebuah dilema dan perbincangan.
Banyak orangtua mencari tahu bagaimana cara mengatasi kecanduan game online pada anak.
Era digital dan gawai sekarang membuat orang tua serba sulit.
Satu sisi ingin memberikan fasilitas dan kemudahan berkomunikasi untuk anak,
namun di sisi lain mereka seringkali kebingungan mengatasi anak-anak yang lebih sering berinteraksi dengan gawai ketimbang belajar.

 

Ini Dia Cara Mengatasi Kecanduan Game Online Pada Anak

Anak yang kerajingan game online adalah tantangan bagi orangtua masa zaman sekarang.
Apalagi jika di rumah ada fasilitas Wi-Fi makin betah lah anak-anak bermain game hingga larut.
Mereka juga sering melupakan belajar yang menjadi kewajban mereka sekarang ini.
Akhirnya nilai menjadi jeblok dan sulit mendapatkan sekolah yang diharapkan.

 

Lalu, bagaimana dengan orangtua?

Tentunya mereka punya peran penting untuk mengatasi kecanduan gawai dan game online pada anak.
Sering bermain gawai dan game online tentu memberikan dampak buruk bagi anak.
Jika tidak dibatasi penggunaannya tentu akan semakin berakibat buruk pada anak.

Beberapa dampak yang bisa terlihat ketika anak kecanduan game online antara lain,
anak jadi melupakan tugas utamanya belajar dan mengerjakan perkerjaan atau tugas lainnya.
Anak lebih senang menyendiri dan tidak berinteraksi dengan kawan sebayanya.
Sangat dimungkinkan rasa ego anak yang kecanduan game online lebih tinggi ketimbang mereka yang tidak.

Jika sudah dewasa tentu bisa mengukur diri sendiri.
Namun bagaimana jika masih usia anak-anak.
Orangtua-lah yang punya tugas untuk mencegah agar anak tidak kecanduan bermain game online.

 

Berikut ini adalah tips mengatasi anak yang kerajingan game online

1. Batasi Waktu Bermain

Kompromikan dengan anak kapan mereka bisa bermain game online.
Misalkan ketika akhir pekan atau ketika libur sekolah.
Jika perlu batasi juga waktu bermainnya, dua sampai tiga jam di akhir pekan.
Adanya pembatasan yang tegas seperti ini akan membantu anak untuk mengurangi kecanduan mereka terhadap game online.

 

2. Sering Ajak Anak Bicara

Anak yang sering bermain game online bisa jadi karena dia tidak tahu apa yang harus dikerjakan.
Jika demikian sering-seringlah ajak anak berinteraksi sembari mengerjakan pekerjaan rumah.
Libatkan anak dalam pekerjaan seperti berkebun, menyiapkan sarapan,
membersihkan rumah. Di sela-sela itu ajaklah anak berbincang.

 

3. Ajak Aktivitas Ke Luar Rumah

Sekali dalam sepekan, ketika anak libur ajaklah mereka beraktivitas di luar rumah seharian.
Orangtua memang butuh budget lebih banyak.
Akan tetapi ketimbang anak sibuk dengan gawai di rumah,
ajaklah mereka untuk beraktivitas di luar rumah seperti berenang atau aktivitas lainnya.

 

4. Liburan Bersama

Sekali tempo ajaklah anak-anak untuk berlibur.
Aktivitas mereka di alam lepas tentu akan membuat mereka untuk tidak bergantung pada gawai dan game online.

Liburan bersama ini bisa dilakukan ketika liburan semester atau ketika ada libur panjang longweekend.
Orangtua bisa mengajak anak-anak berlibur secara berkala.
Dan selama liburan tersebut ada perjanjian untuk tidak bermain game online ataupun media sosial.
Orangtua pun juga harus konsisten dan tidak bermain gawai.

 

5. Memfasilitasi Hobi Anak

Setiap anak pastilah punya hobi selalin bermain game.
Nah, hobi inilah yang harus dikembangkan dan difasilitasi orangtua.

Misal si anak suka membaca,
tidak ada salahnya jika orangtua rutin membelikan buku atau
mengajak mereka ke perpustakaan untuk mencari buku-buku bacaan kesukaan mereka.
Ini cara mengatasi kecanduan game online pada anak.

Bisa dipraktikkan untuk para orangtua.

No Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *