PSBB Diterapkan, Tidak Semua Kegiatan Bisnis Harus Tutup

PSBB Diterapkan

PSBB Diterapkan, Tidak Semua Kegiatan Bisnis Harus Tutup

PSBB diterapkan pemerintah Indonesia untuk menghentikan penyebaran virus corona
dan tidak menerapkan kebijakan lockdown  seperti yang dilakukan negara-negara lain
untuk menangani virus Covid-19,  melainkan dengan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

Ini artinya pergerakan masyarakat dibatasi.
Beberapa bisnis juga harus ditutup.

Ada yang mirip antara PSBB dengan lockdown.
Keduanya membuat pemerintah meminta masyarakat
untuk mengurangi interaksi di luar rumah.

Dan itu artinya perusahaan juga harus tutup.
Karena hanya dengan cara itu, maka pergerakan manusia bisa dikurangi.

 

Sektor Bisnis yang Masih Beroperasi Di Saat PSBB Diterapkan

Ada beberapa daerah yang sudah menerapkan PSBB.
Yang pertama adalah Jakarta.

Lalu, ini diikuti oleh beberapa daerah yang berbatasan dengan Jakarta,
seperti Depok, Bogor, dan juga beberapa daerah di Jawa Timur.

Dengan dilakukan penerapan PSBB ini,
ada beberapa sektor bisnis yang harus berhenti beroperasi.

Namun, tidak semua sektor bisnis harus tutup.
Setidaknya ada 8 sektor bisnis yang masih diperbolehkan untuk beroperasi.

1. Sektor Kesehatan

Sektor yang satu ini tidak mungkin ditutup.
Bahkan, semua fasilitas kesehatan harus lebih siap sedia,
mulai dari puskesmas, klinik, rumah sakit, laboratorium, dan lain sebagainya.

2. Sektor Pangan

Pabrik-pabrik yang membuat makanan dan minuman bisa tetap beroperasi.

3. Sektor Energi

Sektor energi ini seperti pom bensin, listrik, dan gas.

4. Sektor Komunikasi

Ini perusahaan yang menyediakan jasa komunikasi, seperti internet.

5. Sektor Keuangan

Selama pandemi Covid-19, perbankan juga masih diperbolehkan untuk beroperasi.

6. Sektor Logistik

Ini berhubungan dengan transportasi, terutama transportasi barang-barang
kebutuhan setiap hari.

7. Sektor Kebutuhan Sehari-hari

Ini termasuk toko, warung, dan juga supermarket yang menjual bahan makanan.
Hanya saja, ada aturan ketat yang diterapkan.

Contohnya saja jika ingin membeli makanan,
maka makanan harus dibungkus, tidak boleh di makan di tempat.

8. Sektor Industri Strategis

Ini biasanya industri yang ada di pusat kota yang memang harus tetap berjalan.
Itulah beberapa sektor bisnis yang masih boleh beroperasi di saat PSBB diterapkan.

Dan ini menjadi pembeda dengan lockdown.
Jika lockdown, maka hampir semua aktivitas di luar dilarang dilakukan.

Baca Juga : Hati-Hati! Melanggar Aturan Saat PSBB Bisa Dipenjara

Apakah PSBB Efektif Mencegah Penyebaran Corona?

Apakah kebijakan ini efektif?
Belum ada hasil yang pasti.

Akan tetapi, menurut pemerintah,
ini menjadi kebijakan yang paling mungkin dilakukan.

Ini dianggap sebagai cara yang paling tepat diterapkan
di masyarakat Indonesia dengan kultur lokalnya.

Pada intinya,
PSBB ini diterapkan untuk memperlambat penyebaran virus corona.

Dengan cara itu, maka pemerintah dan tenaga medis
bisa lebih fokus menangani pasien yang positif Corona.

Diharapkan kebijakan ini bisa membuat
tidak terlalu banyak orang yang terinfeksi virus Corona.

Dengan demikian, tenaga medis tidak kuwalahan.
Pelan-pelan, penyebaran virus akan berhenti dengan sendirinya.

Karena ketika yang sakit sudah disembuhkan
dan yang sehat tidak menjaga kesehatan, saat itulah virus bisa dinyatakan hilang.

Untuk memastikan PSBB ini berjalan sesuai dengan yang diharapkan,
peran masyarakat sangat penting.

Pada dasarnya, PSBB ini hanya instrumen
bagaimana agar pergerakan orang di luar bisa dikendalikan.

Pabrik dihentikan beroperasi.
Karyawan perusahaan diminta untuk work from home.

Alat transportasi umum dibatasi.
Akan tetapi, jika PSBB ini tidak dibarengi dengan kesadaran masyarakat
untuk melakukan social distancing, maka kebijakan ini akan sia-sia belaka.

Semakin baik penerapan social distancing di masyarakat,
maka semakin cepat pandemi virus Covid-19 ini bisa diselesaikan.

Leave a Reply