Sekarang, Anda Bisa Menolak Jika Akan Disemprot Disinfektan

disemprot disinfektan

Sekarang, Anda Bisa Menolak Jika Akan Disemprot Disinfektan

Semenjak wabah virus corona atau Covid-19,
banyak orang yang akhirnya disemprot disinfektan.

Misalnya saja mereka akan masuk ke sebuah gedung.
Maka ada bilik disinfektan yang juga disebut dengan chamber.

Tidak hanya ketika akan masuk gedung.
Di berbagai desa, masyarakat melakukan langkah inisiatif sendiri.

Mereka membuat cairan disinfektan sendiri.
Kemudian, mereka yang masuk ke sebuah desa
harus disemprot disinfektan terlebih dahulu.

Ada juga yang membuat gerbang yang secara otomatis
akan menyemprotkan disinfektanĀ  ketika ada orang yang lewat.

WHO memberikan konfirmasi bahwa hal semacam itu sebaiknya tidak dilakukan.
Karena menyemprotkan disinfektan pada tubuh manusia bisa menyebabkan bahaya.

 

Seberapa Bahaya Disemprot Disinfektan pada Tubuh

Setelah Anda tahu bahaya disinfektan terhadap tubuh manusia,
Anda mungkin akan mulai berani untuk menolak dan mengatakan
tidak ingin disemprot disinfektan.

Dan ini sudah ada konfirmasi pada tenaga medis serta WHO.
Di dalam cairan disinfektan,
terdapat kandungan yang bersifat karsinogenik atau beracun.

Contohnya saja klorin dan alkohol.
Karena cairan ini bersifat karsinogenik,

maka jika cairan tersebut terhirup,
ini bisa membahayakan sistem pernafasan
dan juga menggangu kesehatan secara umum.

Inilah yang kemudian membuat WHO mengatakan larangan
menyemprotkan disinfektan pada tubuh manusia secara langsung.

Tidak hanya itu.
Jika cairan terkena kulit, maka ada potensi kulit mengalami iritasi.

Ini terjadi pada orang yang memiliki jenis kulit yang sangat sensitif.
Makanya, tenaga medis yang masuk ke dalam ruang chamber itu
pasti sudah memakai pakaian khusus,

yaitu pakaian medis yang menutup semua tubuh.
Bukan sekedar pakaian seperti orang biasa pakai.

Dan sebenarnya disinfektan itu tidak bisa membunuh virus yang ada di tubuh manusia.
Disinfektan itu membunuh virus yang menempel pada benda.
Maka dari itu, sebaiknya menyemprot disinfektan pada manusia dihentikan.

 

Penggunaan Disinfektan yang Tepat

Lalu, bagaimana menggunakan disinfektan yang sesuai dengan ketentuan?
Harus dipahami bahwa disinfektan itu bisa mematikan virus yang menempel pada benda.

Makanya, penyemprotan disinfektan bisa dilakukan pada benda yang mungkin terkena virus,
misalnya saja gagang pintu, pegangan tangga, tombol lift, dan benda-benda lainnya.
Yang pasti, manusia tidak boleh disemprot disinfektan.

Itupun disinfektan yang dibuat harus sesuai dengan standard.
Saat ini, banyak orang yang asal-asalan dalam membuat disinfektan.

Makanya, ada potensi masalah baru yang bakal muncul.
Bukannya mematikan virus tapi justru ada masalah lain yang bisa terjadi.

 

Mencegah Terinfeksi Selain Menggunakan Disinfekan

Tentu bukan hal yang salah ketika ada semprotan disinfektan.
Namun, menyemprotkan disinfektan pada tubuh manusia
bukan hal yang bijak jika tujuannya untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

Apa yang orang lakukan sekarang ini adalah
mencegah terkena infeksi virus Covid-19.

Cara yang paling tepat adalah dengan lebih sering mencuci tangan,
terutama sebelum makan.

Selain itu, baju yang sudah dipakai di luar rumah
harus segera dicuci dengan sabun.

Jika ternyata ada virus corona menempel pada baju,
sabun bisa membunuh virus tersebut.

Selain itu, mengikuti anjuran pemerintah juga sangat baik
untuk mencegah terkena virus corona.

Misalnya saja melakukan physical distancing,
memakai masker saat keluar rumah,
dan juga menghindari kerumunan.

Di masa pandemi seperti sekarang ini,
tidak ada cara lain yang lebih baik sekali menjaga kesehatan.

Jaga Kesehatan Diri.
Jaga kebersihan lingkungan.

Ini jauh lebih penting daripada
menyemprotkan disinfektan pada tubuh manusia.

Leave a Reply